Yamaha Aerox E Meluncur, Simak Spesifikasi dan Bedanya

Yamaha Aerox E Meluncur, Simak Spesifikasi dan Bedanya
Yamaha Aerox E Meluncur, Simak Spesifikasi dan Bedanya

mototren.com – Yamaha kembali memperluas lini kendaraan ramah lingkungannya dengan menghadirkan Yamaha Aerox E.

Motor listrik ini mencuri perhatian karena desainnya sangat mirip dengan Yamaha Aerox bermesin bensin yang sudah dipasarkan di Indonesia.

Bacaan Lainnya

Perbedaan paling mencolok justru berada di balik bodinya, yakni sistem penggerak yang kini sepenuhnya menggunakan tenaga listrik.

Kehadiran Aerox E menunjukkan bahwa Yamaha mulai membawa identitas desain skutik sport andalannya ke era elektrifikasi.

Tak hanya menawarkan tampilan agresif, motor ini juga dibekali sejumlah fitur modern yang membuatnya semakin menarik di kelas skuter listrik premium.

Desain Yamaha Aerox E Masih Kental Nuansa Sport

Secara tampilan, Yamaha Aerox E tetap mempertahankan karakter khas Aerox yang dikenal memiliki bodi besar dengan garis-garis tajam.

Dari kejauhan, motor ini bahkan sulit dibedakan dengan versi bermesin 155 cc.

Beberapa elemen desain yang tetap dipertahankan antara lain:

  • Jok bertingkat untuk pengendara dan pembonceng.
  • Velg berukuran 14 inci.
  • Pencahayaan full LED.
  • Posisi berkendara yang sporty.
  • Desain bodi aerodinamis.
Baca Juga :   Modifikasi NMax Simple Elegan, Ubah 4 Bagian Ini

Secara sederhana, Yamaha hanya “mengganti jantungnya”. Jika Aerox konvensional menggunakan mesin bensin, Aerox E mengandalkan motor listrik dan baterai sebagai sumber tenaga.

Fitur Lebih Modern Dibanding Aerox Bensin Standar

Yamaha memberikan beberapa pembaruan yang membuat Aerox E tampil lebih premium dibanding varian standar bermesin bensin.

Pembaruan tersebut meliputi:

  • Panel instrumen TFT digital berwarna.
  • Lampu sein LED.
  • Rem cakram belakang.
  • Sistem keyless untuk kemudahan berkendara.

Panel TFT dapat dianalogikan seperti layar ponsel dibanding jam digital biasa. Informasi kendaraan tampil lebih jelas, berwarna, dan mudah dibaca dalam berbagai kondisi pencahayaan.

Ditenagai Dua Baterai Lithium-Ion

Sumber tenaga Yamaha Aerox E berasal dari dua baterai lithium-ion yang masing-masing memiliki kapasitas 1,5 kWh atau total mencapai 3 kWh.

Kedua baterai tersebut dapat dilepas (removable battery), sehingga pengguna memiliki fleksibilitas saat melakukan pengisian daya.

Namun, penempatan baterai di bawah jok membuat kapasitas bagasi menjadi lebih terbatas dibanding Aerox versi bensin.

Baca Juga :   Yamaha New Fino 125 2026 Masih Eksis, Ini Harga dan Fiturnya

Dalam kondisi baterai penuh, Yamaha mengklaim Aerox E mampu menempuh jarak hingga 117 kilometer.

Angka tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan mobilitas harian di area perkotaan.

Perbandingan Aerox E dan Aerox 155 Standar

Aspek Aerox E Aerox Standar 2026
Penggerak Motor listrik Mesin Blue Core 155 cc
Sumber Energi 2 baterai 3 kWh Bensin 5,5 liter
Bagasi Lebih terbatas Lebih lega
Panel Instrumen TFT Digital Digital
Rem Belakang Cakram Tromol

Spesifikasi Yamaha Aerox Standar 2026

Sementara itu, Yamaha Aerox bermesin bensin yang dipasarkan di Indonesia masih tersedia dalam beberapa pilihan varian, mulai dari Standar hingga Turbo Ultimate.

Khusus tipe Standar, motor ini dibekali mesin Blue Core 155 cc berpendingin cairan dengan teknologi Variable Valve Actuation (VVA).

  • Mesin SOHC 155,09 cc 4 katup.
  • Daya maksimum 15,4 PS pada 8.000 rpm.
  • Torsi puncak 14,2 Nm pada 6.500 rpm.
  • Transmisi CVT otomatis.
  • Starter elektrik.
  • Berat 122 kg.
  • Tinggi jok 790 mm.
  • Ground clearance 143 mm.
  • Rem depan cakram dan belakang tromol.
  • Lampu depan-belakang LED lengkap dengan lampu hazard.
Baca Juga :   Kenapa Rem Depan Motor Keras, Penyebab dan Solusinya

Yamaha juga masih mempertahankan sistem kunci manual pada tipe Standar, sehingga belum menggunakan fitur Smart Key.

Harga Yamaha Aerox Standar 2026

Berdasarkan informasi resmi Yamaha Indonesia, Yamaha Aerox Standar 2026 dipasarkan dengan harga sekitar Rp30,7 juta.

Pilihan warna yang tersedia meliputi hitam, merah, dan biru. Sementara bagi konsumen yang menginginkan fitur lebih lengkap, Yamaha juga menawarkan varian Cybercity, Cybercity ABS, Turbo, Turbo Ultimate, hingga edisi khusus 70th Livery.

Kesimpulan

Yamaha Aerox E menjadi bukti bahwa desain sporty Aerox tetap dapat dipadukan dengan teknologi kendaraan listrik.

Dengan tampilan yang hampir identik dengan versi bensin, motor ini menawarkan sejumlah peningkatan seperti layar TFT, rem cakram belakang, serta baterai ganda yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 117 km dalam sekali pengisian.

Sementara itu, Yamaha Aerox 155 tetap menjadi pilihan bagi konsumen yang masih mengutamakan mesin bensin.

Kehadiran kedua model ini memberikan alternatif sesuai kebutuhan, baik bagi pengguna yang ingin beralih ke kendaraan listrik maupun yang masih mengandalkan skutik konvensional.

Pos terkait